mediasi Indonesia

A focussed and innovative new media designer / developer, with extensive real world experience in the fields of web, multimedia and print production. Highly motivated to work individually, or as part of a team, to produce striking, interactive and accessible creations. Works well under pressure and has a proven ability to meet deadlines.

About Me

Friend's

Abyzz
Alam`S
Amma`
Andromedha
Apip
April
AsPi
BLu3`Ic3
Cimot
Diee
Dhoni
Dino
Doblang
Eefa
EndoE
eRr1kAa
GReTaN
Hesty
Herry`
KAPOLDA-DIY
koebiz
Leah
Mona
PemPerS
Reeta_Cute
Shava
Shofa
taziek_girl
TieAra
Vent
Winia
Yestiena

tag`s board

by wdcreezz.com

Name

Email/URL

Message

Support

Recent Blog

Monday, August 23, 2004

NOL

Aston, seorang pejabat yang kaya dan dermawan menetapkan akan menyumbangkan satu juta untuk proyek pendirian sebuah sekolahkejuruan untuk para gelandangan. Tapi ketika cek selesai di tulisnya, istrinya tidak setuju. "Gila Pak jangan terlalu pemurah", ujarnya. "Dalam satu bulan ini kita sudah mengeluarkan beberapa juta untuk dana dana sosial. Lebih baik diperkecil jumlahnya supaya meladeni semuanya nanti. Lihat saja sebentarlagi akan datang permintaan sumbanganuntuk mendirikangedung penitipan anak cacat."
"Lho cuma satu juta kan?"
Istrinya menggeleng
Satu juta, satu juta. Lihat dong nolnya enam enam begitu. Kelihatannya memang sedikit kalau diomongkan. Tapi coba lihat.Perhatikan nolnya nanti baru terasa banyak."
Suaminya memperhatikan cek itu."
Dari dulu kitakan sering memberi satu juta"
"Dulu memang. Sekarang lihat nolnya"
"Maksudmu bagaimana?"
"Coba lihat berapa nolnya. Enam bukan?"
"Ya. Satu juta tentu saja nolnya enam. Kalau tujuh sepuluh juta. Kita kan hanya menyumbang satu juta."Istrinya menggeleng.
"Kelihatannya sedikit, tapi coba lihat nolnya. Renungkan!!"
Suaminya kemudian diam, karena tak mau berbantah
"Dengan enam buah nol itu coba bayangkan berapa kita dapat sabun atau peniti kalau dibelanjakan. Berapa bungkus kita dapat nasi"
Istrinya kemudian bicara panjang lebar tentang kegunaan uang satu juta dengan enam buah nol itu. Pejabat dermawan itu hanyamanggut-manggut, tapi kemudianmulai merasakan bahwa ia memang tidak begitu peka lagi dengan angka nol. Dengan dua buah angkanol barangkali hanya bisa dibeli satu keping ubi singkong. Tiga angka nol bisa dapat nasi satu bungkus."Enam nol tidak hanya berarti enam kali enam batang ubi goreng tetapi seratus ribu buah tahu", kata istrinya.Dermawan itu termenung. Hari itu ia merasa mempelajari satu hal. Bagaimana bersikap sederhana. Menghargai kembali hal hal kecil.
Ia merasa bahwa ia harus lebih peka lagi dalam kehidupan.
"Terima kasih atas peringatanmu", aku sudah terseret pada emosi dan melupakan arti angka nol. Aku harus berhati-hati sekarang. Sebagai tindakan permulaan, aku akan berusaha mengurangi satu nol dari semua budget yang sudah kutetapkan awal bulan ini . Mungkin dengan penghematan itu segala usaha kita dan proyek-proyek yang sudah kusetujui bisa lebih diintensifkanIa merasa puas. Tapi apa yang kemudian terjadi malam harinya? Sebuah panitia lain datang menghadap istrinya. Mereka minta sumbangan. Pejabat itu segera ngumpet, takut kalau terjadi kesalahan lagi. Ia biarkan saja istrinya yang menerimaIa sendiri tidur-tiduran baca koran.
Setelah tamu itu pergi, istrinya muncul.
"Bagaimana?"
"Minta sumbangan biasa", kata istrinya enteng
"Kok sumbangan terus?"
"Begitulah. aku malas meladeni, akhirnya aku kasih saja sepuluh".
"Sepuluh? Sepuluh apa?"
"Sepuluh juta"
Dermawan itu terkejut.
"Sepuluh juta? Tujuh nol?"
"Bukan, sepuluh juta".
Istrinya kemudian pergi dengan tenang. Pejabat itu terkejut.
"Sepuluh juta. sepuluh juta", desisnya dengan ketakutan.
Tiba-tiba ia mengambil kertas dan menulis. Rp. 10.000.000,- Dipandanginya tulisan itu. Dan tiba-tiba saja ia merasadamai. Setelah ditulis jumlah itu rasanya tidak seberapa. Dan ia kembali tenang.
Tetapi ketika istrinya muncul, wanita itu terkejut. Ia meraih kertas itu. Ia memandangi dengan gemetar. Ia menatap angkadengan tujuh nol itu.
"Apa ini? Apaan ini?" teriaknya
"Sumbangan kamu bukan?"
"Astagfirullah!" teriak istrinya
Wanita itu langsung jatuh pingsan

[eof]

eisty nulis pada jam 11:33 PM

Tuesday, July 20, 2004

Hmm..

hari ini aku jaga seharian..setelah maren libur.
niatnya libur buat ngerjain TA, tp yang ada malah bobok seharian.
mn pagi ini bangun pala posing banget, pingin muntah agi..biasa dah lama ndak ketemu mami papi, anemianya kumat..habis ndak ada yang beliin sate kambing.(sapa yg mo beliin aku sate kambing?)
ya Alllah, kapan yach aku mo niat ngerjain TA...
apa aku bisa nyambi ngerjain TA pas aku jaga Warnet? tentu tidak...yang ada aku keasikan chating. palagi klo temen-temen YM aku pada onlen semua..........
semoga pulang kerja ntar aku ndak kegoda buat main...niatnya pingin ngerjain TA...semoga..................

eisty nulis pada jam 7:29 AM

Thursday, July 08, 2004

indahnya

aku jadi tau satu hal
aku ngerti, klo idup emang harus dijalani
aku juga tau klo masalah emang harus dihadapi,bukan untuk dipikirkan ajah.
tp kenapa sulitnya...tp sulit itu bisa ilang setelah orang itu dateng,,,
aku berjanji mulai hari ini kesulitan itu akan ilang...ilang dan ilang.
aku pingin mulai semuanya dengan indah, aku nggak mau ngeluh lagee.
maafkan aku ya temen2 klo selama ini aku ngeluh terus....
makasih buat temen2 yang kemaren mau nerima keluhan aku..eisty akan berusaha kok..
eisty nggak bisa idup tanpa kalian semua...
eisty sayang kalian semua

eisty nulis pada jam 2:22 PM

Sunday, June 27, 2004

JANGAN MEMPERSULIT DIRI

Orang yang stres adalah orang yang tidak memiliki kesiapan mental menerima kenyataan yang ada, selalu saja pikirannya tidak realistis(keq aku ini).tidak sesuai dengan kenyataan,sibuk menyesali dan mengandai-andai dengan sesuatu yang sudah tidak ada atau yang tidak mungkin terjadi, sungguh kesengsaraan yang dibuat sendiri.
seandainya kita mau jujur, sesungguhnya kita ini paling hobi mengarang, mendramatisir dan mempersulit diri. sebagian besar penderitaan kita adalah hasil dramatisasi perasaan dan pikiran sendiri..........
ayuk berjuang.........

eisty nulis pada jam 11:30 AM

Perjalanan

Menjadi buih adalah untuk menemani laut
Asaku surut namun semangatku enggan turut
Semakin besar mengikuti laju jiwaku
Meluas bak udara yang tersebar

Menjadi embun adalah untuk mendampingi malam
Tak kurang senyumku untuk dunia
Membawa pesan bagi para pemilik kalbu
Agar tak ada yang menyimpan sendu

Menjadi bintang adalah untuk memapah malam
Memberi terang yang tak tergantikan
Mengisyaratkan kasih dengan kerlingan
Membuka hati untuk seseorang

eisty nulis pada jam 11:24 AM

Saturday, June 26, 2004

Pertama NgebloG

Sarat rasa cinta dengan tulus diberinya
Tiada tanpa makna di setiap ucap kata
Usap kasih s'lalu, gumam kecil pun t'rus berlagu

Sesaat terlupa
Lepas dari sadar kita
Balas tak diminta
Cukup bentuk jiwa mulia

Ajar perilaku terarah, hilang topang siap direngkuh
Lenyap perasaan gundah, hadirkan suasana teduh

Sesaat terlupa
Lepas dari sadar kita
Balas tak diminta
Bentuk jiwa bijaksana

Banyak lencana pantas tertuju untuknya
Setiap manusia yang dilahirkan ingat lekatlah budi luhurnya

eisty nulis pada jam 3:31 PM